Contoh Teknologi Tepat Guna Dari Barang Bekas
Di Indonesia, jumlah sampah yang dihasilkan setiap tahun semakin meningkat. Banyak orang yang menganggap barang-barang bekas sebagai sampah yang tidak berguna dan hanya membuangnya begitu saja. Namun, sebenarnya masih banyak barang bekas yang dapat dimanfaatkan kembali sebagai teknologi tepat guna. Teknologi tepat guna adalah teknologi yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan biaya yang rendah dan mudah dipelajari serta memperhatikan faktor lingkungan.
Contoh Teknologi Tepat Guna Dari Barang Bekas
Berikut adalah beberapa contoh teknologi tepat guna dari barang bekas:
Kerajinan Daur Ulang Bahan Bekas
Banyak sekali kerajinan tangan yang dapat dibuat dari barang bekas seperti botol plastik, kaleng bekas, kardus, dll. Dari barang bekas tersebut, orang dapat membuat keranjang, tempat pensil, hiasan dinding, dan masih banyak lagi. Dengan membuat kerajinan daur ulang, orang dapat mengurangi jumlah sampah dan menghasilkan produk yang dapat dijual sebagai penghasilan tambahan.
Tumbuhan Hidroponik Dari Botol Bekas
Salah satu contoh teknologi tepat guna dari barang bekas adalah menanam tumbuhan hidroponik dari botol bekas. Teknik ini memanfaatkan botol bekas sebagai wadah untuk menumbuhkan tumbuhan tanpa menggunakan tanah. Dengan teknik hidroponik ini, air menjadi media untuk menumbuhkan tumbuhan. Dengan cara ini, orang dapat menanam sayuran atau buah-buahan di dalam rumah tanpa harus memiliki lahan yang luas. Selain itu, tumbuhan yang dihasilkan juga lebih sehat dan bebas dari pestisida.
Komposter Dari Ember Bekas
Memiliki taman di rumah tentu menyenangkan, namun membuang sampah organik seperti daun kering dan sisa makanan bisa menjadi masalah. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan membuat komposter dari ember bekas. Komposter ini dapat digunakan untuk memproduksi pupuk organik untuk tanaman. Cara membuatnya cukup mudah, yaitu dengan menumpuk sisa makanan dan daun kering di dalam ember dan menunggu beberapa minggu hingga menjadi pupuk organik yang berkualitas.
Manfaat Teknologi Tepat Guna Dari Barang Bekas
Pembuatan teknologi tepat guna dari barang bekas memiliki manfaat yang cukup banyak bagi masyarakat, antara lain:
Mengurangi Sampah
Dengan membuat teknologi tepat guna dari barang bekas, jumlah sampah yang harus dibuang ke tempat pembuangan akhir dapat berkurang. Hal ini tentu saja sangat baik untuk lingkungan karena jumlah sampah yang berlebihan dapat menimbulkan masalah bagi kesehatan dan lingkungan.
Menghemat Biaya
Dengan membuat teknologi tepat guna dari barang bekas, orang dapat menghemat biaya karena tidak perlu membeli barang baru untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selain itu, dengan menjual kerajinan tangan daur ulang, orang dapat mendapatkan penghasilan tambahan.
Menumbuhkan Kreativitas
Membuat teknologi tepat guna dari barang bekas juga dapat menumbuhkan kreativitas dan inovasi dalam diri seseorang. Dengan mencoba membuat barang yang berguna dari barang bekas, seseorang dapat memperluas wawasan dan kemampuan mereka dalam membuat karya-karya baru yang berguna bagi masyarakat.
Kesimpulan
Dalam hal teknologi tepat guna dari barang bekas, banyak sekali pilihan yang dapat dilakukan oleh masyarakat. Membuat kerajinan tangan daur ulang, menumbuhkan tumbuhan hidroponik dari botol bekas, dan membuat komposter dari ember bekas adalah beberapa contoh teknologi tepat guna yang dapat dimanfaatkan. Dengan memanfaatkan barang-barang bekas, masyarakat dapat membantu mengurangi jumlah sampah, menghemat biaya, dan menumbuhkan kreativitas. Semoga dengan memanfaatkan barang bekas untuk membuat teknologi tepat guna, kita dapat menjaga lingkungan dan menghemat biaya secara efektif.